Pengembangan Kecerdasan Emosional Remaja dengan Pelatihan Pacelaton berbasis Dialog Socrates

Fajar Rosyidi, Niken Dwi Saputri

Abstract


Pegembangan Kecerdasan Emosional Remaja dengan Pelatihan Pacelaton berbasis Dialog Socrates. Kecerdasan emosional yang tinggi sangat penting bagi keberhasilan individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan emosional siswa dengan menggunakan pelatihan pacelaton berbasis dialog socrates. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan desain kuantitatif eksperimen. Posttes only Control Group Desain dan melibatkan dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat, variabel bebas yaitu pelatihan pacelaton berbasis dialog socrates dan variabel terikat yaitu kecerdasan emosional remaja. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 45 orang remaja. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling, sampel pada penelitian ini berjumlah 45 orang remaja yang terdiri dari 22 orang remaja untuk kelas eksperimen dan 23 orang remaja untuk kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah skala kecerdasan emosional yang terdiri dari 18 item tes. Hasil analisis data menunjukkan bahwa skor rata-rata kecerdasan emosional siswa kelas eksperimen adalah 61.8 dan skor rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol adalah 49. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t, dimana hasil perhitungan diperoleh thitung > ttabel t yaitu 3.03 > 2.24. Dari hasil analisis tersebut diperoleh temuan bahwa terdapat perbedaan hasil kecerdasan emosional antara remaja yang dilatih pacelaton berbasis dialog socrates dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak mendapat pelatihan.


Full Text:

PDF

References


Angelica, T. L., Graha, A. N., & Wilujeng, S. (2007). PENGARUH KECERDASAN INTELEKTUAL, KECERDASAN EMOSIONAL, DAN KECERDASAN SPIRITUAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI TRANSFORMER CENTER KOTA BATU. Journal Riset Mahasiswa Manajemen (JRMM), 6(1), 1–7. https://doi.org/https://doi.org/10.21067/jrmm.v6i1.4469

Anggraeni, L., Lubis, D. R., Binawan, U., Spiritual, K., Intelektual, K., & Prestasi, I. (2021). SPIRITUAL DENGAN INDEKS PRESTASI MAHASISWA PROGAM, 9(1), 136–139.

Ani. (2019). Group Counseling of Trait and Factor Model Improves Career Decision Stability of Students of BPI IAIN Pekalongan. KONSELING RELIGI Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 10(2), 245–264. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21043/kr.v10i2.5653

Berg, R. C., Landreth, G. L., & Fall, K. A. (2017). Group Counseling (6th Editio). New York: Routledge. https://doi.org/https://doi.org/10.4324/9781315157757

Corey, G. (2012). Theory And Practice Of Group Counseling. Thomson Brooks. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/B978-012673031-9/50018-6

Creswell, J. (2012). Educational Research Planning, Conducting and Evaluating Quantitative and Qualitative Research. New York: University of Nebraska Lincoln Pearson.

Gladding, S. T. (1994). Effective Group Counseling. North Carolina: ERIC Counseling and Student Services Clearinghouse.

Goleman, D. (2008). Emotional Intelligence. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Jacobs, E., Masson, R. L., Harvill, R. L., & Schimmel, C. J. (2012). Group Counseling: Strategies and Skills. California: Brooks/Cole.

Kurnia, H., & Wahono, J. (2021). PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN SISWA SMA NEGERI 5 YOGYAKARTA. AoEJ: Academy of Education Journal, 12(1), 82–97.

Nisa, W. C. (2016). THE IMPLEMENTATION OF RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR COUNSELING WITH SOCRATES. Jurnal BK UNESA, 6(1), 1–6. Retrieved from https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-bk-unesa/article/view/14120/12861

Noor, F., & Hanafi, Z. (2017). THE ROLE OF EMOTIONAL INTELLIGENCE IN MEDIATING THE RELATIONSHIP BETWEEN EMERGING ADULTHOOD AND ACADEMIC, 14(1), 145–168.

Octovi, C., Dewi, L. S., & Suciati. (2017). Analisis Kualitas Pertanyaan pada Penggunaan Model Discovery Learning disertai Dialog Socrates. Pancasakti Science Education Journal, 2(2), 158–162.

Prayitno, & Amti, E. (2008). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Rosyidi, F. (2021). Strategi Pengembangan Toleransi Masyarakat melalui Konseling Kelompok dengan Pendekatan Konseling Singkat Berfokus Solusi. Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 05(1), 34–46. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21043/cdjpmi.v5i1.9641

Rozikan, M., & Fitriana, S. (2017). PENGUATAN KONSELING ISLAMI MELALUI PERJALANAN TASAWUF DALAM MERAIH KEBAHAGIAAN INDIVIDU. KONSELING RELIGI, 8(1), 173–192. Retrieved from https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/konseling/article/view/Muhamad Rozikan dan Siti Fitriana

Salsabila, W. K., & Indrawati, E. S. (2019). HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA JURUSAN SEJARAH FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS DIPONEGORO. Jurnal Empati, 8(4), 773–780. Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/26522

Saraswati, S. (2010). UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL MAHASISWA JURUSAN BIMBINGAN KONSELING FIP UNNES SEMESTER I TAHUN AKADEMIK 2009/2010 MELALUI LAYANAN KONSELING KELOMPOK. Jurnal Penelitian Pendidikan, 27(1). https://doi.org/https://doi.org/10.15294/jpp.v27i2.174


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Publised by Program Studi Tadris IPS dan Bimbingan Konseling Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus

Jl. Conge Ngembalrejo, Ngembal Rejo, Ngembalrejo, Kec. Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Indonesia