Haruskah Hormat Bendera? (Deskripsi Tafsir Nusantara atas Q.S. Al-Baqarah [2]: 34)

M. Khoirul Ikhsan, Rendy Saputra, Rendy Saputra, Sabrin ., Sabrin ., Norfaridatunnisa ., Norfaridatunnisa .

Abstract


Negara memiliki lambang yang digunakan sebagai identitas dan simbol kedaulatan, bendera merah putih berkedudukan sebagai lambang tertinggi negara indonesia. Akhir-akhir ini tidak sedikit masyarakat indonesia yang meninggalkan penghormatan kepada bendera merah putih. Salah satu alasanya ada yang mengungkapkan bahwa yang harus dihormati dan disembah hanyalah Allah swt. Sedangkan menyembah selain Allah merupakan perbuatan thaghut atau syirik.  Lalu bagaimana Al-Qur’an berbicara tentang hormat kepada bendera merah putih yang dikaitkan dengan Q.S. Al-Baqarah [2]: 34 dari beberapa tafsir nusantara. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library reseach) dengan menggunakan metode deskriptif. Langkah yang akan ditempuh ialah memaparkan penafsiran Q.S. Al-Baqarah [2]: 34 dari perspektif beberapa tafsir nusantara, untuk kemudian ditarik simpulannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menurut beberapa tafsir nusantara terkait Q.S. Al-Baqarah [2]: 34, sujudnya malaikat kepada Adam bukanlah bentuk penyembahan melainkan penghormatan. Hal ini dapat dianalogikan pada kasus penghormatan kepada bendera. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penghormatan kepada bendera itu dibolehkan karena tidak disertai dengan keyakinan dan keimanan untuk menyembah, akan tetapi hanya sebagai bentuk penghormatan saja.


Full Text:

191-201 PDF

References


Al-Jawi, Syaikh Muhammad Ibnu Umar Nawawi. (1997). Marah Labid. Bairut Lebanon Dar Al-Kotob Al-Ilmiah.

Al-Mahalliy, Jalaluddin dan Jalaluddin As-Suyuthi. (1920). Tafsir Jalalain. Bandung: Sinar Baru.

Al-Qurthubi, Syaikh Imam. (2007). Tafsir Al-Qurthubi. Jakarta: Azzam.

Al-Rauf, Syaikh ‘Abd bin ‘Ali Al-Fanshuri Al-Jawi. ( 1970-1951). Tafsir Tarjuman al-Mustafid.

Ar-Rifa’i, Muhammad Nasib. (1999). Kemudahan dari Allah (Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1). Jakarta: Gema Insani Press.

Ar-Rifa’i, Syekh Usman. (2008). Tafsirul Wajiz. Jakarta: Gema Insani.

Ashiddieqy, Teungku Muhammad Hasbi. (2000). Tafsir Al- Qur’an Majid An-Nuur, Jilid 1. Semarang: Pustaka Rizki Putra.

Ash-Shabuni, Syekh Muhammad Ali. (2011). Shafwatu At-Tafasir. Jakarta: Pustaka Al Kautsar.

Az-Zuhaili, Wahbah. (2013). Tafsir Al-Munir. Jakarta: Gema Insani.

Cantika, Asthesia Dhea. (2022). 3 Tokoh yang Mengibarkan Bendera Merah Putih Pertama Kali Saat Proklamasi. https://edukasi.okezone.com/read/2022/07/27/624/2636977/3-tokoh-yang-mengibarkan-bendera-merah-putih-pertama-kali-saat-proklamasi-1945. (diakses pada tanggal 13 September, pukul 08:06).

Fajri, Dwi Latifatul. (2021). Sejarah Bendera Indonesia dan Makna Warna Merah Putih. https://katadata.co.id/safrezi/berita/61c16784493c3/sejarah-bendera-indonesia-dan-makna-warna-merah-putih (2021). (diakses pada tanggal 10 September 2022, pukul 19:46).

Hamka. 2015. Tafsir Al-Azhar. Jakarta: Gema Insani.

Kompas.com. (2022). Resume Sejarah Kemerdekaan Indonesia. https://amp.kompas.com/stori/read/2022/08/16/170000379/resume-sejarah-kemerdekaan-indonesia#amp_tf=Dari%20%251%24s&aoh=16635488995579&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com. (diakses pada tanggal 11 September 2022, pukul 08:00).

Kompas.com. (2022). Siapakah Penjahit Bendera Merah Putih? https://amp.kompas.com/travel/read/2022/08/17/100358527/siapakah-penjahit-bendera-merah-putih, (diakses pada tanggal 09 September 2022, pukul 10:27).

Lavender, Pierre. (2022). Hasil Sidang PPKI Pertama hingga Ketiga. https://m.mediaindonesia.com/humaniora/499040/hasil-sidang-ppki-pertama-hingga-ketiga#:~:text=Hasil%20Sidang%20PPKI%20Pertama%20(18%20Agustus%201945)&text=Oleh%20sebab%20itu%2C%20PPKI%20mengesahkan,membentuk%20peraturan%2Dperaturan%20di%20Indonesia.&text=Selain%20mengesahkan%20UUD%201945%2C%20PPKI,sebagian%20dari%20isi%20Piagam%20Jakarta. (diakses pada tanggal 13 September 2022, pukul 12: 34).

Marwan Abu Yahya, Musa, Tafsir al-Qur’an Hidayatul Insan, jilid 1.

Prinada, Yuda. (2022). Isi Pasal 35 dan 36A UUD 1945 Tentang Bendera dan Lambang Negara. https://tirto.id/isi-pasal-35-dan-36a-uud-1945-tentang-bendera-lambang-negara-f9dt. (diakses pada tanggal 14 September 2022, pukul 06: 27).

Rahayu, Ani Sri. (2017). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Jakarta: PT Bumi Aksara.

Shihab, M. Quraish. (2009). Tafsir Al-Misbah. Jakarta: Lentera Hati,2009.

Sugono, Dendy, Sugiyono, Meity Taqdir Qodratillah. (2015). Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Indonesia (edisi keempat). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Sulaeman, Idik dan Dharminto S. (TT). Tata Upacara Bendera dan Tata Krama Terhadap Sang Merah Putih. Jakarta: Yayasan Bina Tunas Bangsa, TT).

Tempo.co. (2021). Begini Sikap yang Benar Saat Hormat Kepada Bendera Merah Putih. https://nasional.tempo.co/read/1495492/begini-sikap-yang-benar-saat-hormat-kepada-bendera-merah-putih. (diakses pada tanggal 14 September 2022, pukul 12: 47).

Wojowasito, S. (1999). Kamus Bahasa Indonesia. Malang: C.V. Pengarang.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.